Berdakwah adalah aktivitas mulia yang merupakan salah satu bagian dari prinsip "amar makruf nahi munkar" sedemikian pentingnya dakwah sehingga bila tidak dilakukan sesuai dengan batasan-batasan normatifnya akan menimbulkan efek negatif.
Ustadz berarti guru besar, ulama, kyai. Namun di indonesia kata ustadz sudah mengalami penyempitan makna sehingga ia bisa di sandang atau di sandangkan secara acak oleh siapa aja, apalagi bila telah dinyatakan lulus seleksi lewat polling sms dari penggemar. Sebutan 'urtadz' bukan lagi simbol kompetensi akademis. Tapi produk industri media berorientasi pada pasar dan modal.
Bagi kalangan lain yang cenderung kritis, fenomena ustadz seleb yang sering tampil di teve, termasuk ustadz yang menjadi bintang iklan, adalah bagian dari skenario global yang sering disebut modernisasi, dengan tujuan pengikisan militansi dan pemusnahan norma-norma fundamental agama dan budaya timur.
Ada 6 retorika ustadz seleb.
*ustadz retorika cengeng.
*ustadz retorika cabul.
*ustadz retorika jenaka.
*ustadz retorika horor.
*ustadz retorika dukun.
*ustadz retorika gaul.
Pembaca, inikah produk-produk mesin industri dan corong-corong kapitalisme yang bertujuan mengikis militansi dan mendesakralisasi norma-norma islam?
Senin, 01 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar