Mereka menjadi harapan kemudian menjadi bahaya besar.
Sungguh bahaya itu besar nian.
Dan bertambah besar.
Aku takut dibalik kuburan.
Jika aku tidak engkau ampunkan.
Lebih berat dari kuburan kurasakan.
Yaitu nyala apa dan kesempitan.
Apabila datang kepadaku dihari kiamat nanti.
Seorang malaikat yang pemimpin dan ganas menghalau.
Yang menghalau Farazdaq.
Sungguh telah rugi diantara anak Adam.
Yang berjalan menuju neraka.
Terbelenggu lehernya dengan rantai lagi buta kedua matanya.
Berhentilah dikuburan!
Dan bertanyalah di halamannya!
Siapakah diantara kamu yang akan tenggelam di dalamnya?
Dalam gelap-kelamnya?
Siapakah diantara kamu yang dimuliakan, didalam kuburan?
Yang telah merasakan dinginnya keamanan daripada keseraman-seramannya.
Adapun ketenangan manusia, hanya satu saja.
Kelebihannya tidak nyata dalam tingkatan-tingkatannya.
Kalau saja mereka memberikan jawaban kepadamu,
niscaya mulut-mulut mereka akan memberitahukan.
Sesudah itu dengan menjelaskan kebenaran-kebenaran tentang keadaan-keadaan di dalamnya.
Adapun orang ta'at.
Maka dalam taman ia bertempat.
Ia datang kemana saja yang allah kehendaki.
Diantara pepohonan rindang di dalamnya.
Adapun berdosa, lagi durhaka,
Bingung di dalamnya.
Yaitu di dalam liang berlindung bersama ular-ular berbisa.
Kalajengking-kalajengking sama berjalan menuju kepadanya.
Maka ruhnya sangat tersiksa oleh sengatan-sengatannya.
Hilanglah darimu kehidupan.
Dan engkau tidak akan mendapatkannya.
Apabila engkau dalam kuburan.
Mereka telah memasukkanmu di dalamnya.
Maka bagaimana aku bisa merasakan rasa mengantuk.
Sedang tangan kananmu mereka jadikan bantal untukmu?
Aku datang kekuburan lalu aku memanggil penghuninya.
Manakah orang yang dimuliakan dan orang yang dipandang hina?
Manakah orang yang menunjukkan dengan bangga akan kebesaran kekuasaanya?
Manakah orang yang menunjukkan dengan bangga dengan rasa sombongnya?